Mengatasi cacar air dan bekas cacar dengan obat tradisional

Memenuhi permintaan penggemar halaman Trend Keluarga Sehat Indonesia di facebook.com, berikut ini diturunkan tulisan mengenai cacar air dari tulisan berjudul Mengatasi Cacar Air Secara Alamiah oleh  Prof  HM Hembing Wijayakusuma. Sedangkan untuk tips menghilangkan bekas cacar air bersumber dari arsip MAILING LIST DOKTER INDONESIA.

Hampir setiap orang pernah mengalami cacar air. Penyakit ini memang tidak pandang bulu, sebab dapat menyerang semua ras, segala umur, laki-laki atau perempuan, baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Orang kulit putih, hitam dan coklat dapat terkena. Anak-anak, remaja, orang dewasa, semuanya dapat terkena cacar air.

Namun, pada umumnya penyakit ini lebih banyak menyerang anak-anak usia 2-8 tahun. Cacar air bawaan (kongenital) dapat terjadi pada bayi dalam kandungan ibu yang terserang cacar air. Infeksi cacar air pada bayi yang baru lahir dari seorang ibu yang sehat, jarang terjadi.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus herpes varicella-zoster dan merupakan penyakit menular. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan kontak tidak langsung. Kontak langsung dapat terjadi melalui cairan pernafasan dan kontak langsung dengan kulit penderita. Ruam pada kulit yang mulai merekah dan pecah sangat menular.

Kontak tidak langsung terjadi melalui udara. Menghirup udara yang mengandung kuman virus herpes varicella-zoster dapat menyebabkan seseorang terserang cacar air.

Cacar air dapat membahayakan dan menimbulkan kematian pada penderita kanker dan orang yang mengalami defisiensi sistem imun (penurunan fungsi sistem imunitas/kekebalan tubuh). Turunnya fungsi sistem imunitas tubuh tersebut menyebabkan tubuh tidak mempunyai kekebalan dan sistem ketahanan untuk melawan serangan virus penyebab cacar, sehingga kondisi penderita melemah yang pada akhirnya dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal.

Pada anak yang diberi beberapa jenis obat yang berefek pada menurunnya sistem imunitas tubuh, cacar dapat menyebabkan kematian, sebab tubuh tidak mempunyai sistem pertahanan untuk menghancurkan virus penyebab cacar. Penyakit ini juga membahayakan seorang ibu dan bayi yang dikandungnya.

Gejala-gejala cacar air adalah:

* Munculnya ruam-ruam di kulit
Cacar air ditandai dengan bintik-bintik merah berupa gelembung berisi gelembung cairan bening yang muncul setelah 24 jam terinfeksi virus herpes varicella-zoster. Bintik-bintik merah yang muncul di kulit penderita disebut dengan ruam. Ruam tersebut biasanya menimbulkan rasa gatal. Bekas ruam yang ditimbulkan itu pada umumnya akan hilang, tetapi ruam yang terkena infeksi dan merusak lapisan kulit biasanya membekas di kulit. Ruam yang terinfeksi akan bernanah. Lalu akan timbul lepuh kemerahan di punggung dan kepala, yang mudah pecah. Pecahnya ruam, menyebabkan cairan keluar dan terbentuklah keropeng. Ruam menyebar ke muka dan jarang ke tungkai dan lengan. Lepuh akan berlanjut 3-4 hari.

Kadang-kadang dijumpai ulkus (luka) pada membran mukosa mulut, alat genital dan mata. Gatalnya ruam menyebabkan penderita menggaruknya yang menyebabkan infeksi, keropeng dan menimbulkan infeksi baru.
* Demam, kepala terasa agak sakit dan tidak enak badan
* Suhu badan meningkat
* Nafsu makan menghilang
* Dalam kondisi parah, ruam-ruam dapat muncul di wajah dan anggota gerak, tangan, lengan, kaki dan lain-lain.

Tips untuk mencegah cacar air, antara lain:

* Menjaga kebersihan badan, pakaian dan lingkungan.
Pakaian dan lingkungan kotor merupakan sumber dari penyakit. Badan yang kotor akan mudah terinfeksi oleh kuman penyakit.
* Mengkonsumsi makanan bergizi
Makanan bergizi membuat tubuh sehat dan berstamina kuat sehingga dapat menangkal serangan infeksi kuman penyakit
* Menghindari sumber penularan penyakit cacar air
* Imunisasi vaksin cacar air

Perawatan terhadap penderita cacar air:

  • Mengganti baju penderita setiap hari
  • Menaburkan bedak antigatal pada bagian tubuh yang terkena cacar air untuk mengurangi rasa gatal dan agar ruam menjadi lebih cepat kering.
  • Memisahkan penderita dengan orang yang sehat agar cacar air tidak menular pada yang lain.
  • Mandi dengan menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan obat antigatal setiap hari.
  • Memotong kuku agar tidak menggaruk ruam-ruam pada kulit, sehingga tidak timbul infeksi baru.
  • Memberikan kondisi nyaman pada penderita agar dapat beristirahat dengan nyaman dan mempercepat proses kesembuhan

Kombinasi beberapa tanaman berkhasiat obat dapat diramu menjadi obat tradisional yang dapat mengatasi cacar air. Berikut ini adalah ramuan obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi cacar air:

Pemakaian dalam :
Resep 1 :
30 gram temu lawak + 25 gram kencur + 15 gram asam jawa + 15 gram jahe, dicuci dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.

Resep 2 :
2 buah mengkudu matang dicuci dan dijus, atau diparut dan diambil airnya, lalu diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.

Pemakaian luar :
Resep 1 :
Kunyit + daging buah asam (asam kawak) masing-masing secukupnya ditumbuk halus, tambahkan minyak kelapa secukupnya, dipanaskan sebentar, setelah dingin dioleskan pada bagian kulit yang terkena cacar air.

Resep 2 :
Daun asam dan kunyit masing-masing secukupnya dicuci dan dihaluskan, lalu dipakai untuk mengoles kulit yang gatal karena cacar air.

Catatan: untuk perebusan gunakan periuk tanah atau panci enamel atau panci kaca.

CARA MENGHILANGKAN BEKAS LUKA CACAR DI WAJAH

Berikut ini tanya jawab di MAILING LIST DOKTER INDONESIA:
Tanya: Dokter dan member sekalian.  Saya berumur 36 tahun dan minggu lalu baru sembuh dari cacar air yg ditularkan dari keponakan saya. Masalah saya sekarang adalah setelah sembuh dan kering cacar air tersebut meninggalkan bekas berupa noda hitam di hampir seluruh wajah saya. Saya telah ke dokter kulit karena sangat dianjurkan agar dapat mempercepat pemulihan kulit wajah agar kembali seperti semula. Oleh dokter saya diberikan sbb: 1. Sabun muka. 2. Cleanser. 3. Anti oxidan (oles). 4. Lotion B utk dipakai siang hari. 5. Anti Acne 6. Antibiotik Nichomicyn – lincomycin 500mg utk 14 hari. 7. Tablet madecassol utk 14 hari.

Lalu saya mendapat informasi dari internet bahwa pemakain jagung muda yang diparut juga dapat membantu mempercepat pemulihan kulit wajah. Apakah tidak masalah kalau saya kombinasikan antara pengobatan dari dokter kulit dan pengobatan tradisional menggunakan jagung muda?

Kira2 berapa lama pemulihan kulit muka ini berlangsung hingga menjadi kembali seperti semula mengingat noda hitam bekas cacar dimuka saya  sangat banyak dan hampir menutupi seluruh wajah karena hal ini sangat mengganggu aktifitas pekerjaan saya. Mohon informasi dari dokter dan rekan sekalian mengenai pemulihan kulit akibat cacar air ini. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas tanggapannya.

Tanggapan: Semestinya sebelum luka2 bekas cacar air tsb mengering anda sudah harus menggunakan parutan jagung muda (dipakai seperti bedak dingin); sehingga noda2 hitam tsb tidak sampe terjadi (saya pernah posting di MLDI dulu sekali, sayangnya file tsb dah gak ada); tetapi karena sudah terlanjur demikian; ya pengobatan dari dokter kulit anda diteruskan aja dengan dibantu parutan jagung muda dan mengkonsumsi jus pegagan segar (u/ mempercepat regenerasi sel pada luka2 bekas cacar tsb); agak sulit memang mencari tanaman pegagan segarnya; jadi alternatif lainnya adalah ekstrak pegagan dalam kemasan kapsul (hati2 harus ekstraknya dan bukan bubuknya lho!).

Mengenai berapa lama waktu pemulihan/penyembuhannya tiap orang kan gak  sama; saya harap saja anda cukup memiliki kesabaran dalam prosesnya (yang agak makan waktu). Semoga bisa terbantu.

Tanggapan balik: Saya mendapat info lagi dari ipar saya bahwa kacang hijau yg direndam dalam air sampai kacang hijau tsb membesar kemudian ditumbuk juga bisa mambantu  pemulihan kulit akibat cacar air dengan cara dioleskan pada wajah. (*)

169 thoughts on “Mengatasi cacar air dan bekas cacar dengan obat tradisional”

  1. selamat malam, sebelumnya saya meminta maaf apabila sudah merepotkan,
    saya ingin bertanya, 3 tahun yang lalu saya terkena cacar, dan sekarang bekasnya berbentuk seperti kawah (bolong) apakah masih ada kesempatan buat saya untuk menghilangkan bekas cacar ini? terima kasih.
    saya sangat menghargai tanggapan dari saudara.

    Suka

  2. Salam Sejahtera/Ass.Wrwb..
    Dok mau nanya ni kan umur sy skarang sdh 18 thn dan sekitar 13 thn yg lalu sy terkena cacar..trus, bekas cacarnya berbekas di wajah sy..pertanyaan sy, gi mn ya cara minghilankan bekas cacar sy yg ada di wajah saya apalagi bekasnya sdh lama ada diwajah sy..
    mohon dok blsnya langsung ke email aku aja..
    trims..

    Suka

  3. halo dokter..
    anak saya berumur 4thn 6bln,7hari yg lalu kata org dia terkena cacar air tp sy agak merasa aneh krn koq luka nya jd tmbh melebar ya..Apa itu beneran cacar air ya??? mpe hari ini anak sy lukanya belum ilang..daerah yg terkena di atas bibir,hidung,teliga n di bagian badan itu hny bbrp sj..awalnya tdk ada bintik2 merah,hny sj luka itu kecil n berair stlh pecah lukanya jd melebar..

    MOHON PENJELASANNYA N SOLUSINYA YA..
    TERIMA KASIH..YHBU

    Suka

  4. dok,,,,,aku kena cacar air tpi bkkas nodanya sparuh uda hilang tpi ada tanda2 yng brlubang gitu, dok bsa di sembuhkan gak, kalaw bisa gmana caranya dok?

    Suka

  5. saya berumur 11 tahun terkena cacar air tetapi sampai umur13 tahun bekas cacar saya tidak bisa hilang
    bagaimana menghilangkan bekas cacar air dengan mudah dan cepat. . .
    mohon d bls dok. .

    Suka

  6. Dokter, sekitar 1 minggu yg lalu saya kena cacar.. dan saya sudah sembuh.. tapi cacar di badan saya baru bentuk koreng.. nah, biar ga berbekas, gimana cara ngobatinnya dokter.. pliss bantu saya ya.. oya, member disini, kalo tau bls pesan ku ini ya.. ini penting banget.. makasih :’)

    Suka

  7. dok obat herbal/ kimia buat menghilangkan bekas luka cacar air apa yah..
    karna adik saya yang berumur 6 tahun tidak mau sekolah karna ada luka cacar yang sudah 1 minggu lebih.. makasih dok tolong di bantu yah…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s